Posts

Showing posts with the label Poems

One Day

Image
Just put it here as a reminder for myself. Lately, it just feels hard to be me, to be my own self who deeply cares for others. I found this reminder at the right time, and was thinking that these words are beautiful. The right person will know how to hold your love. The right person will choose you just as deeply as you choose them. You will not have to quiet the way you care, you will never feel like you are too much. You will not have to beg for the love you deserve. One day, you will be met where you are. One day, you will be someone's favorite thing, and you will not be confused — you will not feel like you are fighting for someone who isn't fighting for you. One day, you will understand that it never mattered how tightly you held on to the wrong people, how intensely you tried, because the right people were always going to find you. The right people were always going to stay. Source: Thought Catalog  

24/7

Image
Happy birthday to the love of my life. My 24/7. My everything. I know I cannot say any birthday greeting to you because you believe Islam doesn't celebrate this kind of life event (we might have a different view on this). So, let me share a little story about you here. You are the one who treats me like a princess Who never raises your voice to me Who continuously supports my dreams and encourages I can do it Who introduces me to nature and it changes my life forever, in a good way Every time I got home, you prepared hot water for my bath without asking and bought my favorite food You are the one who excitedly asks how my trip is going and becomes a good listener Who reminds me to solat 2 rakaat when I tell I face a hard time Who shows love unconditionally through the endless act of service, and unconsciously, gives me a picture of what kind of partner I want to be with in the future I feel blessed and lucky to have a father like you Sometimes I wondered if you are no longer in thi...

Rayakan

Image
Tangis tak bisa kembalikan Apa-apa yang tidak ditakdirkan Juga tak dapat menjangkau Sisa-sisa romansa lampau Tangis tak bisa menukar rindu Sepanjang tak mewujud temu Ia tak sama dengan lemah Tak serupa pula dengan rendah Tangis adalah tanda sederhana Bahwa kau juga manusia Sebagian mungkin malu Tuk tunjukkan sisi itu Sini Kita urai gelisah dan air mata Tanpa pikir ini sudah jam berapa Sebab tiap rasa itu benar Tiap cerita perlu didengar Tumpahkan senyamanmu, duhai sayangku Kita rayakan hidup ini Sekali lagi

Run Baby Run

Image
There are days when my body feels fit, and I can run following the beat There are days when there are many on my plate, and the routine is skipped with regret There are days when I can run a little longer, a little further, a little faster There are days when the runner's high hit, and I cannot stop my feet There are days when rain suddenly comes then I got sick for a week There are days when the sky is so clear, yet the wind has no fear There are days when friends can join in, but mostly the playlist and I are playin’ There are days when giving up is the easiest way, but endurance takes over straightaway   I just realize I have been going through a lot From the days with the most intended one, to the days I just go run Perseverance, resilience, and determination are gained over time Running itself is a journey, to know how we feel about our body To listen and thrive physically and mentally To connect with nature and the place we live in To celebrate lif...

Life Goes On

Image
Your eyes say it all Like a lover waiting for a call We spark like a firework in the sky Beautiful, warm, and flies high I forget that anything can happen No matter how strong our connection fasten All the sweet days turned into a reminder We ever celebrated this world together May time heal any wounds And let go of all disappointment I promise to keep moving forward Though every fighter knows it's hard But, as my idol said, That life goes on So, let's live on! Bekasi, 8 Jan 2021

Cinta dan Memiliki

Image
Waktu itu kau tiba saat aku lagi patah-patahnya. Hari-hari terasa hampa, tujuan hidup seakan tiada. Sulit bagiku membuka diri, bahkan untuk sekadar teman ngobrol di penghujung hari. Namun semua berubah setelah perjalanan itu. Perjalanan yang mempertemukan kau dan aku. Dari situ, kita mulai sering berbincang dan berbagi banyak hal. Wawasanmu luas seperti angkasa, buatku betah berlama-lama. Rasanya aku bisa cerita apa saja. Dari A sampai Z. Predikat yang sampai saat ini hanya milik sahabatku. Kau pun tahu itu Begitulah, ada lelah yang pada tempatnya, sang nyaman ikut tanpa sengaja. Kedekatan kita mengingatkanku pada satu pelajaran hidup, tentang cinta dan memiliki. Seorang tetua pernah berkata, cinta dan memiliki adalah dua hal yang berbeda. Ketika jatuh cinta, jangan terpatri untuk harus memiliki. Karena sejatinya, kita tetap bisa mencinta. Misalnya, cinta tanah air, apa kita harus memilikinya? Tidak kan? Jadi, tetua itu berpesan, wujudkan cinta itu pada tempatnya yang benar. Ci...

Bloom Once Again

Behind the story: “Mbagit harus jatuh cinta lagi. Sama apa aja.” ucap teman saya sesaat sebelum kami berpisah. Malam itu, kami berbincang banyak. Lebih tepatnya, dia mendengarkan kisah patah hati saya. Kalimat itu masih terngiang hingga keesokan hari. Memangnya bisa jatuh cinta selain sama makhluk hidup? Dan dunia menjawabnya perlahan-lahan. Here’s a piece of reflection of those valuable life experiences. I had a good opportunity to collaborate with my friend, Pak Sugeng, who did a great work in combining the poem along with beautiful footages of Japan–just our kind of way to stay sane in the mid of pandemic. Such a fun project. Enjoy! Banyak hal yang belum kita pahami hari ini Tentang mereka yang pergi tanpa permisi Mereka yang sulit jumpa lantaran kesibukan Mereka yang dekat namun jauh dalam genggaman Pun tentang kita Yang tak kunjung reda dari badai duka Yang sulit terima takdir tak seirama Tak apa… Menangislah Untuk semua yang tak lagi sama Untuk luka...

Rest in Love

Image
Ada resah di dada berubah manja Ada tatap kecewa perlahan sirna Ada kobar marah melembut reda Ada ledak tangis dirayakan bersama Tiap patahku, kau peluk dengan lagu Seakan berkata, "Tak apa, gadis kecilku Menangis tak sama dengan lemah Tak serupa pula dengan rendah Ia reaksi sederhana bahwa kau juga manusia Sebagian mungkin malu menunjukannya Kemarilah, gadis kecilku Abang punya banyak pilihan melodi untukmu Gembira dan lara hanya berganti jaga Maka rayakanlah, apapun yang sedang kau rasa Ah, kehilangan memang seringkali buat gila Namun semua akan baik-baik saja Perpisahan bukan akhir Dia yang setia akan hadir Ukir kisah bersama yang kau cinta Selagi kesempatan itu masih ada Gadis kecilku, abang tak punya banyak waktu" Tribute to Glenn Fredly (1975-2020) One of the greatest musicians on earth Feb 2020, Glenn's last concert

Adegan

Image
Tak ada kata-kata bunga Namun doa agar aku baik-baik saja Dan kembali seperti sedia kala Pagimu, malamku Kau kejar bus biru Sedang kuingin lepas rindu Jam tujuh, katamu Gelora dalam cerita Tumpah ruah di angkasa Seakan esok tak jumpa Ada lelah yang pada tempatnya Sang nyaman ikut tanpa sengaja Jarak bukan masalah Sebab kau adalah rumah Semoga ku tak keliru Mengartikan adamu Tapi, tunggu... Apakah kita merasa yang sama? Atau semua hanya adegan di kepala? Perlukah kita mengurai damba? Atau serahkan semua pada jujurnya mata?

Surat untuk Anjani

Image
Anjani, Rencanaku tahun lalu sesungguhnya bukan datangimu. Ada pantai utara yang ingin kukunjungi bersama seorang teman baik. Kata orang, pantainya biru dan elok. Koneksinya buruk tapi itulah yang kubutuhkan. Melewati dua enam tanpa distraksi dari luar. Hanya aku, teman baikku dan semesta. Duduk hening di tepian sambil memandang langit dan laut yang seakan menyatu, ditemani debur ombak yang mampu meredam gaduhnya hati. Ah, sempurna sekali. Namun, takdir berkata lain, Anjani. Temanku batal. Aku tak punya rencana cadangan. Mendatangimu tanpa persiapan yang cukup rasanya kurang ajar. Tapi, itulah yang terjadi. Di tengah kebingungan harus kemana seorang diri, aku nekat saja sekalian. Tiket baru kupesan tiga hari sebelumnya. Aku datang, Anjani. Malam itu rembulan bersinar terang. Dingin malu-malu menyapa tulang. Kutelusuri jalur bersama dua rekan baru. Entah bagaimana menjelaskannya. Bagai mimpi. Aku lebih banyak diam sebab masih tak percaya akhirnya aku berada di pelukm...

A Man in Island Part 2

Image
G: Hi Raf, how are you? R: Hi Git, good, and you? G: Not bad. Raf, do you still have a postcard I sent to you? R: I think so, but let me check first. What’s up, Git? G: Can I have it back? R: Eh, why, Git? G: Or, can you please take a pic of it? Curious of what I wrote years ago. R: Ok. Hai Raf, How are you? How is Bira? Hope you enjoy your days working there. Raf, I don't know how to say it but I just want you to know that I will be here for you. I love listening to every single story you share, will always do. You know, I like spending time talking with you. Sehat-sehat ya, Raf." Dewata, 2016 Rinjani

Yang Terlewat

Image
Ada begitu banyak cerita hari ini yang terlewat. Tak satu huruf pun sempat didengar oleh dunia. Namun kehadirannya tetap dirasa oleh semesta. Semua ruang yang biasa sedia, tenggelam oleh kesibukan fana. Bahkan jemari tak punya energi untuk berbagi. Untuk memulai. Untuk sekadar bertanya, pada ruang-ruang di ujung sana, sedang apa? Jutaan manusia merasa yang sama. Namun sekuku yang dalam pada itu berjodoh dengan ruangnya. Sisanya hanya memandang ke luar jendela tanpa memandang ke luar jendela. Ditekannya dengan kuat seluruh sesak di dada dengan air mata. Sebab ia tak kunjung jumpa siapa-siapa hingga bus biru tiba di kota. Yang kian terjadi akhir-akhir ini ialah potongan adegan fiksi berputar di kepala tanpa sutradara. Dibayangkannya kata tiap kata dari pemeran utama dan kata tiap kata dari lawan bicara. Semua hanya umpama sebab ruang yang biasa sedia entah dimana. Ah, semoga ia belum gila.

Dear Universe

Image
If I have a chance to meet someone in this world, I want to meet a person whose personality is similar as much as mine. I want to see her honest rare smiles. I want to listen to every single story she is excited to talk about with a calm face. I want to catch her abundance spirit whenever she does anything she likes and tell her she is doing good. I will not remind any details of her latest plan because I know she is quite capable of it, but I will not forget to give my best luck for her. I will not let her go to wonderful places alone because one of her happiness comes when she could share her favorite stuff with others. I want to be on her side during her hard times. Giving a deep hug and saying everything's gonna be alright. I want to hold her hand while she cannot hold tears about her past. I want to comfort her at the right time because I know exactly when the right time is. I know she will not tell anybody when the old memories suddenly come and put her in such ...

Dua Manusia

Image
Dua manusia Yang pernah saling berbagi Takkan pernah benar-benar melupakan Mereka hanya mengenang Dalam bentuk yang berbeda Mereka tahu Cinta sejati kadang tak semelodi Dengan memiliki Mereka paham Semua kasih yang pernah diluangkan Suatu saat akan menemukan jalan Dan pada akhirnya Mereka sadar Jalur menuju bahagia Ialah dengan menerima Dan berdoa tuk bahagianya Rasuna Said, 13 Aug 2018

Berani

Image
Jatuh cintalah Pada apapun Yang membuatmu hidup Pada biru langit, aroma hutan setelah hujan, karakter pada buku, potongan lirik, menunggu di bandara, bunyi ranting bertemu sepatu, mengagumi dari jauh, everytime you say, "Belay on!", saxophone, lelehan keju di lidah, coklat panas di ketinggian, dentum musik, H-1 perjalanan, tulisan teman, sesap kopi pagi, tanaman yang baru tumbuh, angin memainkan anak rambut, pekat malam, sujud, mengejar bikun, menari dengan laut dan isinya, langkah menuju finish, adrenalin, Mandalawangi, peluk Jatuh cintalah Pada apapun Yang membuatmu hidup Dan karenanya Kau hidup dengan berani - Jani feat Tacil

Saga untuk Sagu dan Garam

Image
Agustus lalu saya mengikuti kegiatan “Kawan Cerita”. Sebuah wadah menebar inspirasi melalui surat yang dikirim untuk adik-adik di Sorong Selatan (Sorsel). Surat yang terpilih akan diteruskan kepada adik-adik Sorsel dan si penulis surat akan mendapat balasan. Seru sekali, bukan? Sejak mendapat email bahwa surat saya terpilih (bulan September), saya menunggu-nunggu balasan dari adik-adik menggemaskan disana. And here it is! Dua hari lalu saya mendapat email dari Kawan Cerita yang berisi sebuah surat untuk saya. Surat balasan dari seorang adik manis bernama Petronela Karesago di Saga. And I couldn’t hold my tears (haha, lebay). Bahagia sesederhana ini ya :’) Surat yang saya kirim untuk adik-adik Sorsel bisa baca disini . Dan di bawah ini surat balasannya. Terima kasih, Nela. Balasan dari kamu sungguh mood booster buat kakak. Semoga suatu hari kakak bisa main ke Saga! Halo kakak Gita, Idaga Nasito (selamat Pagi)! Perkenalkan, namaku Petronela Karesago. Nama panggilanku Nel...

Kala Itu

Ada kalanya rajutan kata Tak mampu menggeser kehadiran nyata Sepanjang apapun, seindah apapun Sebab jemari dapat digenggam Kata-kata hilang seiring malam Ada kalanya lembut suara di ujung sana Menjelma selimut paling hangat Rengkuh malam-malam dingin Dan segala ingin Ada kalanya agenda bersua Ditulis ulang oleh Yang Kuasa Menyisakan sekali lagi asa Selain gumpalan sesak di dada Ada kalanya jumpa yang ditunggu Terbungkus diam yang syahdu Gelora cerita mendadak sirna Oleh dekap hangat tanpa jeda Ada kalanya sang waktu Lebih memilih untuk beku Ketimbang menjadi alasan Tak tuntasnya rindu dua insan Dan obat perekat paling juara Katanya doa

Aku Ingin Ketinggian

Image
Aku ingin ketinggian Aku ingin dingin yang membelit tulang Sembari mendekap secangkir teh hangat Dan menantimu meracik sajian yang lezat Aku ingin ketinggian Aku ingin harmoni pada tembang semesta Seraya lari memburu sang surya Dan rembulan yang kadang terlupa Aku ingin ketinggian Aku ingin penawar mata bercorak hijau Sembari menyulam nostalgia Dalam secarik kertas tanpa nama Aku ingin ketinggian Aku ingin sepi yang ramai-ramai mencuri sanubari Seraya bertukar ribuan kisah Tentang bineka rasa yang acap buat resah Aku ingin ketinggian Aku ingin gulita yang berlapak cahaya Sembari memaut raga Dan melebur jiwa Aku ingin ketinggian Namun lebih ingin kau

Seumur Durian

Bisa bisanya Perasaan seumur durian Bicara tentang kehilangan Sayup-sayup kudengar sendunya Di antara deru mesin kereta Melaju tak peduli Pelupukku tumpah sedetik lagi Berani beraninya Rasa itu menjelma perih Oleh pengumuman sore ini Tentang kemenangan spasi Dan juga sang waktu Yang tak sediakan rentang Purnama berapa kau pulang Dan aku tiba di persimpangan Namamu dalam doa Atau baiknya kulupakan saja Depok, 6 November 2016

Selamat Datang di Kota Perbatasan

Image
Halo adik-adik hebat Sorong Selatan! Nama kakak Gita Rinjani. Kakak ingin berbagi sedikit pengalaman kakak sewaktu kakak bekerja di Atambua. Adik-adik pernah dengar nama Atambua? Atambua itu kota kecil nan indah dekat Timor Leste. Disini panas sekali, sampai ada filmnya lho, judulnya “Atambua 39 Derajat Celsius”. Walau panas, suasana disini tenang sekali dan alamnya masih asri. Setiap hari kakak bisa menikmati langit biru cerah yang terbentang luas. Kalau sore tiba, langit akan berubah warna menjadi jingga dengan pemandangan matahari terbenam yang mendamaikan hati. Langit malam pun tak kalah cantik, jutaan bintang bertaburan indah seperti pasir putih di pantai. Sayangnya, di balik keindahan tersebut, masih banyak masyarakat yang hidup dalam kemiskinan. Kalau musim kemarau tiba, tidak sedikit masyarakat yang kekurangan makanan karena mengalami gagal panen di ladangnya. Selain itu, masih ada anak-anak yang belum mendapatkan pendidikan yang baik seperti di kota-kota besar. Kakak p...