Posts

Out There

Image
Berusaha mensyukuri segala hal yang terjadi. Termasuk yang datang dan yang pergi. Karena selalu ada perpisahan untuk setiap pertemuan. Semua yang dialami akan memberikan pelajaran. Karena selalu ada alasan untuk setiap kejadian. Waktu takkan kembali. Kau juga tak mungkin melihatnya lagi. Memang sulit berterima kasih atas kepergiannya. Namun kita tak tau anugrah besar yang sedang disiapkanNya. Aku juga sama seperti kau. Tersadar setelah pudar. Seketika sesal merasuk dan pilihan dikutuk. Menurutku, tak ada keputusan yang salah. Hanya saja logika seperti sengaja mengalah. Hari cepat berganti. Malam hadir dengan sunyi. Bahkan aku sering melewatkan senja. Tau tau sang surya menyapa. Kau bilang senja selalu mendamaikan? Ah, mungkin perasaanmu saja. Itu karena senja berada di penghujung harimu, dan kau sudah muak dengan rutinitasmu, dan kau butuh sesuatu yang baru. Tapi, kau harus tetap berterima kasih, karena senja tak pernah lupa menghiburmu. Hanya terkadang ia absen dari awan kelab...

Ibu dan Akhir Pekan

Weekend ini saya pulang ke rumah seperti yang biasa saya lakukan tiap minggu atau tiap dua minggu. Tugas kuliah yang tidak langsung dikerjakan menjadi bertumpuk dan mau tidak mau harus saya sentuh di akhir pekan *sukurin*. Tawaran pergi ke Tanah Abang dari ibu pun dengan berat hati saya tolak. Padahal jarang sekali ibu pergi ke tempat perbelanjaan. Malamnya, saya iseng nyetel tv. Niatnya “refreshing sejenak”, tapi keterusan sampai tiga jam. Kebetulan ada film menarik yang sedang diputar, Alice in Wonderland. Karena sudah pernah nonton sebelumnya, saya ingin mematikan tv dan kembali mengerjakan tugas yang sudah meraung-raung. Tiba-tiba ibu bergabung bersama saya karena tertarik dengan film yang saya tonton. Niat mematikan tv saya urungkan. Kapan lagi punya waktu seperti ini sama ibu. Lucunya, saya bilang, “Bu, padahal tugas adek banyak, tapi filmnya lagi bagus.” (sepik) Ibu pun membalas, “Sama dek, padahal tugas ibu juga banyak.” Intinya, kami berdua sedang memiliki segudang...

View

Green hill Blue sky Fresh air Silent valley Going wild Be me

Voucher from Stranger

Jumat, 8 Februari 2013 Free Voucher from Stranger Besok gue akan menghadiri acara pernikahan sahabat SMA gue. What? Married? Yep, gak nyangka dia orang pertama yang menuju pelaminan. Lo kapan, Git? *kemudian hening* Gue memutuskan membeli girly thing like make up biar “cewe” dikit. Mungkin ini akan berguna buat kedepannya, misal nimpuk maling. Luckily mbaknya asik, gue sekalian tanya ini itu karena gak biasa make up. Lagi boring ngantri di kasir karena lama banget, tiba-tiba seorang ibu depan gue yang baru menyelesaikan pembayaran ngasih voucher belanja Rp 50.000! Gue girang banget, tapi sok stay cool. Si ibu udah mau pulang dan gak tau mau belanja apa lagi, jadi vouchernya dikasih ke gue—orang yang ngantri tepat di belakangnya. Thank you, Stranger :D Rencana balik ke rumah jam 6 terpaksa molor karena gue muterin satu toko buat hunting baju demi memanfaatkan sang voucher. Sabtu, 9 Februari 2013 First Make-Up Ini kedua kalinya gue make eyeliner sendiri. Yang pertama? Tent...

Day

Image
Bila malam ini bintang tak kuasa menyaksikan cinta Biarkan rasa yang berbicara Bila pagi ini embun terjatuh lirih Biarkan aku yang menanggung perih Bila siang ini sang surya tak menemukanmu Biarkan aku yang mencari bayang semu Bila sore ini senja terlambat menghampiri Biarkan aku yang berlari Bila malam menyentuh malam lagi dan aku tak kembali Cukup doakan aku dari tempatmu berdiri

Bank Sampah

Image
Menabung uang di bank merupakan hal yang umum dilakukan orang, termasuk saya. Namun, bagaimana bila menabung sampah? Seperti apa bentuk banknya? Rasa penasaran ini mengantarkan saya pada sebuah sekolah unik yang terletak di daerah Bogor Utara. Mendekati gerbang pintu masuk, saya menemukan tulisan “Parkir Motor” yang terbuat dari tutup botol air mineral. Dari kejauhan sekolah ini tampak teduh dan berhasrat untuk dijelajahi. Setelah mengisi buku daftar pengunjung dan menggunakan tanda pengenal visitor , saya pun mulai berpetualang. Ucapan selamat datang yang terbuat dari tutup botol bekas Ruang kelasnya bukan terbuat dari semen dan bata, melainkan dari kayu. Interiornya dirancang simpel namun menarik. Propertinya sangat colorful dan kreatif. Suasana belajar terlihat fun dan back to nature . Ya, inilah Sekolah Alam Bogor. Sekolah ini sama seperti sekolah-sekolah lain pada umumnya. Namun, sekolah yang memiliki murid sebanyak 550 orang dari tingkat TK sampai SMP ini lebih m...