Posts

Memahami Keberagaman dari Anak Disabilitas

Image
"Setelah tiga tahun program berjalan, 3.279 anak dengan disabilitas di enam kota/kabupaten dampingan telah menerima layanan. Sedangkan data pemerintah tentang jumlah anak disabilitas di enam wilayah tersebut hanya 1.057 anak." Begitulah salah satu temuan yang saya baca dari tujuh lembar hasil survei akhir ( endline survey ) sebuah program. Sore itu, saya dapat tugas membuat fact sheet (infografis) dari laporan survei yang diberikan. Isu disabilitas adalah isu baru bagi saya. Sebelumnya, saya menangani isu literasi yang fokus pada peningkatan kemampuan membaca anak di Nusa Tenggara Timur. Berbeda sekali dengan program ini. Namun, tujuan besarnya masih sama: pemenuhan hak dasar anak. Laporan survei ini sangat eye-opening dan menjadi titik awal saya dalam memahami isu disabilitas dan pendidikan inklusif di Indonesia. Kalau ada yang tanya berapa jumlah anak dengan disabilitas di suatu wilayah, manajer saya sering bercanda sambil tersenyum, "Cuma keluarga mere...

Berlari Sekali Lagi

Image
"Aku ingin kau... kembali bisa... percaya pada diri dan mampumu..." - Tulus Penggalan lirik ini selalu berhasil memompa motivasi saya untuk ikut race lagi. Absen selama dua tahun, saya putuskan untuk coba satu di tahun ini: Mantra Summits Challenge (MSC) kategori 55K. Menurut teman-teman pelari, MSC ini salah satu race di Indonesia dengan tingkat kesulitan cukup tinggi. Jalur sangat menantang, elevation gain sadis, cut-off time (COT) menyiksa. Lokasinya di Jawa Timur, melintasi duo gunung favorit yang berdampingan: Arjuno (3.339 mdpl) dan Welirang (3.156 mdpl). MSC 55K Elevation gain: 4.190 m COT: 18 hours Start: 13 July 2019, 23.00 Finish: 14 July 2019, 17.00 Sadelan, lembah antara Arjuno dan Welirang Persiapan Persiapan fisik yang saya lakukan sekitar tiga bulan, tapi yang efektif cuma dua bulan, kepotong bulan puasa di mana lari ya sesempetnya aja. Saya sadar fitness level tubuh saya saat ini sudah tidak seprima dua tahun lalu. Jadi, saya coba p...

Manusia Kuat

Image
"Ta, gua kira lo kuat." Ucap seorang teman sore itu setelah mendengar kondisi saya yang masih rapuh pascaputus sebulan lalu. A major heartbreak I've ever had. Dengan jujur, saya ceritakan luka yang masih menganga, apa yang saya rasa. Lalu, meluncur lah satu kalimat racun itu: Gua. Kira. Lo. Kuat. Butuh jeda panjang untuk mencernanya. Terlebih komentar ini keluar dari seseorang yang saya anggap dekat. Satu yang pasti, mendengarnya di waktu yang salah hanya membuat kondisi batin saya lebih buruk. Gua kira lo kuat.. Gua pikir lo baik-baik aja... Ah, lo pasti kuat ngadepin gini doang... HELLAW apa sih ekspektasimu? Gita yang selalu kuat dan tegar? Gita yang kuat fisik maka otomatis kuat mental juga? Apa karena badan saya nampak berotot, mampu lari puluhan kilometer, lalu saya dianggap kuat menghadapi segala cobaan hidup? Persetan. Kejadian ini jadi pelajaran berharga bagi saya. Mana yang hanya melihat di permukaan, mana yang betul-betul memahami perasaan. Mana yang ta...

Adegan

Image
Tak ada kata-kata bunga Namun doa agar aku baik-baik saja Dan kembali seperti sedia kala Pagimu, malamku Kau kejar bus biru Sedang kuingin lepas rindu Jam tujuh, katamu Gelora dalam cerita Tumpah ruah di angkasa Seakan esok tak jumpa Ada lelah yang pada tempatnya Sang nyaman ikut tanpa sengaja Jarak bukan masalah Sebab kau adalah rumah Semoga ku tak keliru Mengartikan adamu Tapi, tunggu... Apakah kita merasa yang sama? Atau semua hanya adegan di kepala? Perlukah kita mengurai damba? Atau serahkan semua pada jujurnya mata?

27

Image
I realize I might not be the same person I was a year ago. Various factors play a role in shaping me from time to time. It definitely depends on whom I intensely talk with, what I read, what I watch, what kind of environment I grew up and so on. Having an annual self-reflection surprisingly helps me in understanding myself better; how I think, absorb, and feel at certain times, that somehow can possibly change. Kindly check the previous ones: 26 25 And here comes my amazing 27... 1. Slow down, you are not in a rush after all. Enjoy small things . 2. EAT VEGGIES AND FRUITS EVERY DAY, DRINK MORE WATER, AND EXERCISE REGULARLY. 3. You are not always growing up with the closest people and it's ok. 4. When life is hard, unexpected people will show up. I call them invisible angels. 5. Just go with those who are available at the moment. Some chances might not happen twice. 6. If no one is available, go by yourself. Make it simple. 7. Solitude is essential. 8. Pimples don...

Solitude

Image
Besides self-love, there's one word that I started hearing frequently during my journey of healing. It’s solitude . "Solitude is the state of being alone without being lonely. It is a positive and constructive state of engagement with oneself. Solitude is desirable, a state of being alone where you provide yourself wonderful and sufficient company. Solitude is a time that can be used for reflection, inner searching or growth or enjoyment of some kind. Deep reading requires solitude, so does experiencing the beauty of nature." (www.psychologytoday.com) Last quarter of 2018, I went through the quietest phase in my life — the same time I started my social media detox. The atmosphere around me was getting quiet but I could accept it. I felt stable. I had less interaction outside, but deeper inside. The urge to go out regularly with friends became less, just waited for those who asked me first or went out with the open-minded ones. I didn't know if solitude ...

Un-socmed

Image
I always find it funny; When I lived in Atambua (a small town in the eastern part of Indonesia), I didn't feel lonely at all. Physically, I was far from my support system (families, friends), but mentally, I felt connected because I could maintain good communication with my support system. When I moved back to Bekasi (a big city near Jakarta), meaning I was geographically closer to my friends, it was getting lonelier. The emergence of social media significantly changes the way people communicate with each other. Back in 2015 when I was in Atambua, social media was not that hype yet. If I wanted to know how my friends are doing, or vice versa, we would have a call. We talked at least twice a month and could talk for hours. You know, it was such a great feeling to have a talk with some friends after a long time. Coming home in 2018, I assumed I could go out more with my people as we were in the same area already. But, things changed. Priority changed. At this time, social...